Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Memandang Orang Lain Agar Terhindar dari Sombong dan Ujub


Dalam Kitab Syarh Rotibul Haddad, diajarkan cara memandang orang lain agar hati terhindar dari kesombongan, ujub, dan merasa lebih baik dari orang lain. Sikap ini merupakan bagian dari tawadhu’ (rendah hati) yang sangat ditekankan dalam Islam.


1. Jika Melihat Anak Kecil

ﻓﺎﻥ رأيت ﺻﻐﻴﺮﺍ ﻗﻠﺖ : ﻫﺬﺍ ﻟﻢ ﻳﻌﺺ ﺍﻟﻠﻪ ...

Jika kamu melihat anak kecil, katakan dalam hatimu:

"Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Maka tidak diragukan lagi bahwa anak ini jauh lebih baik dariku."

Ini menumbuhkan rasa rendah hati dan introspeksi diri.


2. Jika Melihat Orang Tua

ﻭﺍﻥ رأيت ﻛﺒﻴﺮﺍ قلت : ﻫﺬﺍ ﻗﺪ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ...

Jika melihat orang tua, katakan:

"Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, maka tidak diragukan lagi bahwa dia lebih baik dariku."

Hati kita belajar menghormati dan meneladani orang yang lebih berpengalaman.


3. Jika Melihat Orang Berilmu

ﻭﺍﻥ رأيت ﻋﺎﻟﻤﺎ ﻗﻠﺖ : ﻫﺬﺍ قد أﻋﻄﻲ ما لم أعط ...

Jika melihat orang berilmu, katakan:

"Orang ini telah diberi ilmu yang belum saya miliki, telah menyampaikan ilmu yang belum saya sampaikan, dan mengetahui apa yang tidak saya ketahui. Bagaimana mungkin saya sama dengannya?"

Ini mengajarkan tawadhu’ terhadap para ulama dan orang berilmu.


4. Jika Melihat Orang Bodoh

ﻭﺍﻥ رأيت ﺟﺎﻫﻼ ﻗﻠﺖ : ﻫﺬﺍ قد ﻋﺼﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﺠﻬﻞ ...

Jika melihat orang bodoh, katakan:

"Orang ini bermaksiat karena ketidaktahuannya, sedangkan aku bermaksiat padahal aku mengetahui akibatnya. Aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak."

Ini mencegah merasa superior dan menghakimi orang lain.


Pesan Hikmah dari Ibnu ‘Aṭṭālah As-Sakandari

من أثبت لنفسه تواضعا فهو متكبر حقا

“Barang siapa menyatakan dirinya telah tawadhu’, maka ia adalah orang takabur yang sesungguhnya.”

Hikmah ini menegaskan bahwa tawadhu’ sejati hanya muncul dari hati, bukan sekadar ucapan atau penampilan.


Kesimpulan

Dengan memandang orang lain dengan perspektif ini:

  • Anak kecil → introspeksi diri

  • Orang tua → hormati pengalaman

  • Orang berilmu → tawadhu’

  • Orang bodoh → tidak meremehkan

…maka hati terjaga dari sombong, ujub, dan merasa lebih baik dari orang lain.


📌 Ikuti kajian-kajian di PP Roudlotul Ulum:

Posting Komentar untuk "Tips Memandang Orang Lain Agar Terhindar dari Sombong dan Ujub"